Untuk memenuhi permintaan training yang masuk, RumahAccess Indonesia kembali mengadakan Training MS Access dua hari, yaitu: - Sabtu, 4 November 2017 (materi MS Access - Basic) - Minggu, 5 November 2017 (materi MS Access - Programming) Materi "BASIC" ...

RumahAccess

e-Bulletin RumahAccess Indonesia - Tempatnya Belajar MS Access di Indonesia untuk you. Click here to start your FREE subscription


Salam jumpa kembali.
Kali ini e-Bulletin RumahAccess akan mengantar beberapa topik berikut ini kepada anda. Untuk membaca artikel dan tulisan, tentu anda bisa lebih cepat melalui website www.RumahAccess.com. Namun jika anda sibuk, e-Bulletin ini akan selalu mengunjungi anda setiap tanggal 15.

Redaksi


Sajian Kali Ini:

Selamat menikmati, semoga bermanfaat.

Kami selalu mengharapkan masukan, saran dan komentar anda untuk penyempurnaan e-Bulletin ini maupun RumahAccess secara keseluruhan. Jangan ragu untuk menghubungi kami melalui bulletin@rumahaccess.com atau admin@rumahaccess.com.

Terima kasih.


Tata Cara Berlangganan:
Bagi anda yang kebetulan mendapatkan e-Bulletin ini tidak secara langsung, anda bisa melakukan langganan sendiri secara gratis. Kunjungi website www.RumahAccess.com dan masukkan alamat email anda pada kolom sebelah kanan-bawah.





Training MS Access November 2017

Untuk memenuhi permintaan training yang masuk, RumahAccess Indonesia kembali mengadakan Training MS Access dua hari, yaitu:
  • Sabtu, 4 November 2017 (materi MS Access - Basic)
  • Minggu, 5 November 2017 (materi MS Access - Programming)

Materi "BASIC" diperuntukkan bagi pemula yang baru ingin belajar database / MS Access, sedangkan materi "PROGRAMMING" diperuntukkan bagi yang sudah menggunakan MS Access dan ingin meningkatkan kemampuan dalam membuat program aplikasi.

Umumnya peserta mengambil materi "BASIC" juga walaupun sudah belajar MS Access secara otodidak, karena pada kenyataannya banyak yang missed, terutama dalam hal konsep database dan MS Access fundamental. Materi "BASIC" juga menjadi persyaratan untuk mengikuti materi "PROGRAMMING" agar ketika mengikuti training tidak terkendala. Namun tentu hal ini adalah opsional. Jika peserta confidence dengan kemampuan yang sudah dimiliki, bisa langsung mengambil materi "PROGRAMMING".

Tata cara mengikuti training:

  • Kirim email pendaftaran ke: training@RumahAccess.com dengan menyebutkan:
    • Materi yang diinginkan
    • Nama lengkap (untuk sertifikat)
    • Alamat lengkap
    • Pekerjaan / Jabatan
    • Perusahaan/Instansi
    • Nomor kontak (HP)
  • (jika sudah pernah melakukan pendaftaran, tidak perlu mendaftar lagi, tetapi cukup mengirim email untuk menyatakan ingin mengikuti jadwal training ini).
  •  Admin akan membalas email dengan petunjuk langkah selanjutnya.

    Info Tentang Training di RumahAccess Indonesia


    Oya untuk diketahui, training ini disediakan untuk anggota komunitas MS Access Indonesia, namun umum juga boleh mengikuti karena otomatis menjadi anggota komunitas juga. Komunitas MS Access Indonesia antara lain tergabung dalam milis: belajar-access@yahoogroups.com

    RumahAccess Indonesia (RumahAccess.com) bukanlah sebuah perusahaan atau lembaga, sehingga tidak berbadan hukum, tidak punya kantor, dan tidak punya manajemen. RumahAccess.com adalah portal informasi bagi komunitas MS Access Indonesia. Program training yang dilaksanakan adalah untuk memenuhi permintaan anggota komunitas/umum yang ditujukan ke training@RumahAccess.com. Admin adalah anggota komunitas/volunteer yang ditunjuk untuk mengatur pelaksanaan training, dan baru aktif jika ada event-event yang diadakan.

    Pelaksanaan training umumnya dilaksanakan di Jakarta, menggunakan tempat yang disewa. Jika ada anggota komunitas yang ingin melaksanakan training di tempat lain dipersilahkan, dengan mekanisme yang diatur sendiri atau berkoordinasi dengan 'community leader' (biasanya via email). Siapa community leader bisa dilihat/disimak di (antara lain) milis belajar-access@yahoogroups.com. Tidak ada penunjukkan secara resmi karena semua berbasis interaksi dalam komunitas.

    Instruktur training adalah 'para suhu' di komunitas. Haer Talib adalah salah satu yang sering menjadi trainer, karena kapasitasnya sebagai MS Access MVP (2006 - 2014) dan penulis buku-buku MS Access (lihat haer.RumahAccess.com).

    Informasi di atas perlu diperhatikan, terutama oleh calon peserta dari perusahaan, agar tidak terjadi salah pengertian. Mengikuti training yang dilaksanakan RumahAccess.com adalah kesempatan belajar dengan percepatan (akselerasi) karena mendapat petunjuk dari trainer yang berpengalaman (praktisi).

    ***

        
     



    Belajar MS Access (4)

    Oleh: Haer Talib (haer.RumahAccess.com)

    Artikel ini merupakan lanjutan artikel Belajar MS Access (3).

    Keterangan:
    Artikel Belajar MS Access ditulis secara bersambung di www.RumahAccess.com sebagai bahan belajar/tutorial bagi pemula. Dalam tulisan ini dibahas cara pembuatan database dan aplikasi Invoice sebagai contoh kasusnya.

    Pada artikel sebelumnya kita telah membuat file database, membuat table-table untuk menyimpan data, dan mencoba mengisi data langsung pada table melalui tampilan Datasheet (Datasheet View).

    Form Invoice - Contoh Aplikasi Database MS Access

    Menggunakan Datasheet


    Anda sebaiknya melakukan pengisian data seperti yang dianjurkan agar anda merasakan bagaimana ‘rasa’ nya mengisi data secara langsung. Jika anda melakukannya, mungkin sekali anda merasa ‘biasa’ saja, sama seperti mengisi data pada MS Excel. Tetapi, bisa jadi anda merasa lebih mudah mengisi data pada table Access dibandingkan pada sel-sel Excel. Table (atau lebih tepatnya Datasheet) Access memang didisain untuk menerima pemasukan data dan navigasi di dalam database. Seharusnya memang lebih enak. Jika anda merasa agak kaku, itu karena anda belum terbiasa saja.

    Pemanfaatan Datasheet untuk menampilkan data dan memasukkan data adalah dasar dalam penggunaan Access untuk mengelola database. Jika keperluan kita hanyalah menyimpan dan mengelola data, maka kita tidak perlu membuat apa-apa lagi, namun cukup menggunakan Datasheet sebagai alatnya.

    Datasheet bisa kita gunakan untuk menampilkan dan mengelola data dari sistem database lain, misalnya database dari SQL Server, MySQL, atau Oracle. Caranya adalah melakukan koneksi ke database asal tersebut, lalu setelah terkoneksi, table atau view yang terdapat pada database asal bisa ditampilkan dalam Datasheet. Dengan Datasheet kita bisa memasukkan/menambahkan data, mengedit data, dan menghapus data. Apa yang kita lakukan terhadap data tersebut otomatis akan diupdate ke server (database asal). Semuanya dilakukan secara otomatis, tanpa kita perlu melakukan submit atau semacamnya, atau tanpa memberikan perintah yang lain. Perubahan (update) akan dilakukan secara otomatis saat kita mengubah/pindah record, atau menutup Datasheet.

    Bagaimana cara melakukan koneksi? Apa saja syarat agar kita bisa mengupdate data pada database asal? Tentang ini akan kita bahas pada bagian tersendiri.

    Dalam hal data Customer dalam contoh kita, kemungkinan hal yang kurang anda suka adalah anda tidak bisa menampilkan seluruh field/kolom dalam satu layar. Artinya anda masih perlu menggeser (scroll) ke kiri dan ke kanan untuk melihat kolom tertentu.

    Membuat Form


    Kita bisa membuat “Form” untuk menampilkan data secara lebih baik, sehingga semua data tentang Customer bisa terlihat dalam satu view (layar).

    Membuat Form Secara Otomatis


    Pada MS Access, membuat form itu gampang. Itulah keistimewaan MS Access, gampang!

    Pada bidang di sebelah kiri (Navigation Pane), klik tbl_Customer (klik sekali, nggak perlu dibuka). Klik menu tab CREATE, klik ikon “Form”. Jreng, sebuah form langsung jadi dan siap digunakan!

    Form Invoice - Contoh Aplikasi Database MS Access


    Untuk menjalankan (menampilkan form) dalam Form View, klik menu tab DESIGN, klik ikon “View”.

    Form Invoice - Contoh Aplikasi Database MS Access



    Akan tampak form dalam Form View:

    Form Invoice - Contoh Aplikasi Database MS Access


    Di sini anda sudah bisa menampilkan data customer secara lengkap dalam satu layar, bahkan sudah otomatis dilengkapi dengan daftar Invoice yang berkaitan dengannya (karena kita sudah membuat Relationships).

    Mudah?

    Untuk navigasi record (menampilkan record yang lain), klik tombol navigasi di bagian bawah.

    Form Invoice - Contoh Aplikasi Database MS Access

    Sekarang, klik tombol “Close” (x) di bagian kanan untuk menutup form, atau klik ikon “disket” di pojok kiri atas (Save). Beri nama form: frm_Customer1. Ingat, berilah nama form seperti yang saya anjurkan, agar bisa dirujuk kemudian dalam artikel-artikel di sini.

    Form Invoice - Contoh Aplikasi Database MS Access


    Awalan / prefix frm_ saya anjurkan agar mudah mengenal objek. Lebih lanjut, prefix-prefix utk nama objek adalah: qry_ untuk Query, rpt_ untuk Report, mcr_ untuk Macro, dan mdl_ untuk Module.
    Aturan ini tidak baku, hanya kebiasaan baik saja yang pada kenyataannya akan sangat memudahkan.

    Cara Lain Membuat Form


    Pada Microsoft Access, ada banyak cara membuat form. “Blank Form” adalah cara lain untuk membuat form secara otomatis. Klik menu tab CREATE, lalu klik “Blank Form”, maka akan muncul sebuah form yang kosong. Di sebelah akan akan muncul bidang untuk memilih sumber data (berupa table atau query), lalu memilih field-field yang akan ditambahkan ke atas form.

    Cara lain adalah menggunakan Wizard. Klik menu tab CREATE, lalu klik “Form Wizard”. Pilih sumber data (bisa berupa table atau query), lalu pilih field-field yang ingin ditambahkan pada form.

    Form Invoice - Contoh Aplikasi Database MS Access


    Jika anda mencoba membuat form dengan Form Wizard, simpanlah dengan nama frm_Customer2. Hasilnya seperti di bawah ini:

    Form Invoice - Contoh Aplikasi Database MS Access


    Cara lain lagi dalam membuat form terdapat pada menu tab CREATE.

    Form Invoice - Contoh Aplikasi Database MS Access

    Membuat Form dengan Form Design


    Alternatif cara membuat form di atas adalah untuk memudahkan saja. Sejatinya, untuk membuat form itu kita menggunakan Form Designer.

    Pembahasannya in syaa Allah menyusul ya…
    (Bersambung)


        
     



    BELAJAR MELALUI TRAINING LEBIH MUDAH DAN CEPAT

    Oleh: Haer Talib (haer.RumahAccess.com)

    Alhamdulillah, training MS Access - Programming hari Minggu, 13 Agustus 2017 yang dilaksanakan RumahAccess Indonesia (RumahAccess.com) berhasil dengan baik. Peserta terlihat antusias sehingga waktu training menjadi mulur hingga setengah enam. Saatnya salah seorang peserta yang berasal dari Bali harus ke bandara mengejar pesawat. Ada juga dua orang peserta dari Bandung yang berangkat jam 5 pagi dengan kereta, juga harus balik. Senang berbagi ilmu dengan kalian guys! Apalagi yang telah berusaha datang dari jauh. Semoga sedikit pencerahan yang saya berikan dapat membantu percepatan belajar anda sehingga mampu menguasai MS Access sebagai tool untuk mengelola data dan membuat aplikasi database.

    Lebih Mudah dengan Petunjuk yang Tepat


    Belajar Access lebih mudah, bukan? Dengan petunjuk yang tepat, kebingungan dalam memulai menggunakan Access menjadi teratasi, lalu muncul ide-ide kreatif untuk membuat aplikasi database, paling tidak menggunakan Access sebagai alat untuk mengelola data, baik databasenya dari Access sendiri maupun dari database lain.

    Perbedaan besar antara belajar sendiri (otodidak) dengan belajar melalui training adalah adanya guru atau instruktur/trainer yang mengarahkan belajarnya, lalu membantu ketika menghadapi kesulitan. Seorang guru/trainer akan langsung melihat jika anda melakukan kesalahan, lalu memberikan penjelasan kenapa salah dan bagaimana seharusnya. Berbeda juga dengan metode yang digunakan pada tempat kursus, dimana peserta harus hadir belajar materi yang sudah disediakan dalam jangka waktu yang cukup lama, sedangkan pada training waktu yang ‘mahal’ itu bisa digunakan lebih efektif dan efisien. Jika ada yang masih menganggap biaya training mahal padahal waktunya hanya sebentar, maka itulah ‘harga’ waktunya. Mengapa lebih suka belajar yang lama?


    Latihan yang Membuat Anda Bisa


    Terus terang saya tidak bisa membahas semua hal tentang Access dalam waktu training yang singkat, jadi saya hanya membahas yang paling diperlukan saja. Latihanlah yang membuat seseorang menjadi bisa. Pada waktu mengerjakan latihan, pada waktu itulah anda akan merasakan kesulitan, dan pada waktu itulah saya memberikan petunjuknya. Anda melihat/ mendengar, maka anda tahu. Tetapi jika anda mengerjakannya, maka anda bisa! Itulah moto dalam training. Training itu berlatih! Training itu mengerjakan materi yang diberikan, dan jika anda berhasil berarti anda bisa!

    Saya menulis cukup banyak buku tentang Access, umumnya buku latihan atau tutorial membuat aplikasi database. Saya membutuhkan waktu yang banyak untuk bisa menuangkan petunjuk-petunjuk dalam teks buku walaupun dibantu dengan gambar screen capture. Ketika memberikan training, saya mudah sekali menunjukkan langsung di layar komputer, dan menjelaskan mengapa perlu begini dan begitu. The best practices yang saya dapatkan dari pengalaman bisa langsung saya tularkan dalam waktu yang sangat singkat. Dalam hal naming convention saja, bagaimana memberikan nama object, bagaimana memberikan nama control, bagaimana merujuk ke nama itu di dalam query dan module, bisa langsung saya jelaskan. Jika itu dilakukan dalam buku atau artikel, maka akan banyak teks yang harus diketik. Padahal, jika banyak teksnya, pembaca justru malas membacanya! :)

    Well, kali ini saya juga tidak perlu berpanjang kata lagi. Ayo ikut training! Hehehe…

        
     



    BELAJAR MS ACCESS (3)

    Oleh: Haer Talib

    Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel Belajar MS Access (2).

    Sampai tahap ini anda sudah membuat tiga buat table, yaitu: tbl_Customer, tbl_Invoice, dan tbl_Invoice_detail. Ketiga table tersebut juga sudah dihubungkan dalam Relationships.

    Sekarang, anda sudah bisa memasukkan data Customer.

    Buka file database Invoice.accdb yang sudah anda buat pada latihan sebelumnya.
    Klik-ganda (double-click) tbl_Customer pada Navigation Pane (di sebelah kiri). Cara ini akan membuka table ke dalam Datasheet view. Di sini anda sudah bisa memasukkan data.












    Menampilkan dan Menyembunyikan Kolom


    Pada tampilan Datasheet di atas, anda bisa menyembunyikan kolom RecID dan RecTime karena keduanya akan diisi otomatis oleh Access. Kedua field ini akan digunakan pada kesempatan lain jika sudah diperlukan.

    Untuk menyembunyikan kolom, pilih kolom tersebut (bisa langsung beberapa kolom) dengan klik pada judul kolom (column header). Klik-kanan (right-click) pada salah satu kolom yang terpilih, klik “Hide Fields” pada menu yang muncul.

    Cara lain untuk menyembunyikan kolom adalah: klik-kanan pada salah satu judul kolom, klik “Unhide Fields” pada menu yang muncul. Dengan cara ini anda bisa memilih (centang) kolom yang ditampilkan dan menghilangkan tanda centang pada kolom yang tidak ditampilkan.



    Lebar kolom pada Datasheet bisa dibesar-kecilkan. Kolom juga bisa dipindahkan dengan menyeretnya (drag) ke posisi yang diinginkan. Untuk menyimpan tata letak dan lebar kolom, tekan Ctrl+S atau klik ikon disket pada pojok kiri atas jendela Access.

    Memasukkan dan Mengelola Data


    Isilah data Customer yang anda miliki, yang akan dikirimi Invoice. Ingat, dalam latihan database, semakin banyak data akan semakin baik. Jangan malas memasukkan data, karena kita sedang membuat aplikasi database.




    Datasheet adalah fasilitas yang disediakan Microsoft Access untuk mengelola data, termasuk: memasukkan data, mengedit data, menghapus data, mengurutkan data, memfilter data, dan mencari data. Kita tidak harus membuat sendiri fasilitas untuk mengelola data, bisa langsung menggunakan Datasheet. Jadi, MS Access adalah aplikasi untuk menyimpan dan mengelola database! Tidak harus membuat objek apapun selain table untuk menampung data!

    Untuk memasukkan data, selalu dilakukan pada baris terakhir yang kosong. Jika data sudah banyak dan anda malas untuk scroll ke bawah, tekan Ctrl+End untuk menuju ke record (baris) terakhir, atau langsung menekan Ctrl+= untuk menuju record baru. Bisa juga mengklik tombol navigasi yang berada pada bagian bawah Datasheet.



    Untuk mengedit data, bisa dilakukan secara langsung di dalam Datasheet.

    Untuk menghapus record, pilih record dengan mengklik record selector (ujung kiri) lalu tekan Delete pada keyboard. Bisa juga klik-kanan pada record selector dan pilih “Delete Record”, atau bisa juga dengan menekan Ctrl+-.

    Untuk mengurutkan data, klik tanda panah pada judul kolom yang ingin dijadikan kunci pengurutan, lalu pilih jenis pengurutan.

    Untuk memfilter data, klik tanda panah pada judul kolom yang ingin dijadikan kunci filter, lalu centang data yang ingin ditampilkan.



    Untuk mencari data, ketik potongan teks yang dicari pada kotak Search di sebelah Navigation Buttons. Cara lain adalah dengan Ctrl+F (Find) yang khas Microsoft Office.

    Jika cara pengelolaan data di atas terasa kurang ‘sakti’, maka itu pertandanya anda membutuhkan Query. Jika anda merasa kurang enak dengan tampilan Datasheet, maka itu artinya anda membutuhkan Form.

    Mengcopy Data dari/ke Excel


    Sebagai salah satu aplikasi dari Microsoft Office, Microsoft Access juga mendukung copy paste data dari dan ke Microsoft Excel. Kita bisa mengcopy data dari Microsoft Excel asalkan jumlah dan urutan kolom yang dicopy sama antara Microsoft Excel dan Datasheet. Aturlah urutan kolom yang ingin dicopy pada excel. Kolom yang tidak termasuk dicopy harus dihapus dulu, bukan di-hide karena kolom yang di-hide juga akan ikut dicopy.

    Pada Datasheet Access, urutkan letak kolom sesuai kolom pada Excel. Klik record selector pada record baru, lalu tekan Ctrl+V (paste).

    Hal yang perlu diperhatikan agar copy-paste berhasil adalah kesesuaian jenis data pada kolom-kolom yang dicopy. Jika data pada Excel mengandung teks, tidak bisa dipaste pada kolom Number. Jadi sebelum melakukan copy data dari Excel, usahakan “membersihkan” data dulu. Kolom tanggal hendaknya hanya berisi tanggal atau kosong, dan kolom angka hendaknya hanya berisi angka atau kosong. Sebaiknya, ubah format pada Excel menjadi General agar tampilan data sama seperti data aslinya. Format Comma pada Excel akan mengubah 0 menjadi - dan hal ini tidak bisa dipaste ke kolom angka pada Access.

    Jika yang dicopy adalah data master yang mengandung primary key, pastikan kolom primary key mengandung data yang unik (tidak duplicate).

    Untuk mengcopy data dari Access ke Excel lebih mudah karena data dalam database sudah teratur dan sesuai jenis data. Seleksi data yang ingin dicopy pada Datasheet, lalu tekan Ctrl+C (Copy). Pindah ke Excel, lalu tekan Ctrl+V (Paste).

    (Bersambung)


        
     


    SOLUSI MS ACCESS LEBIH CEPAT DAN PRAKTIS

    Oleh: Haer Talib

    Solusi MS Access dalam pembuatan aplikasi database lebih murah, cepat, praktis, dan bisa diimplementasikan dengan segera untuk memenuhi kebutuhan anda sekarang. Di zaman yang sangat cepat berubah ini, untuk apa anda mencari solusi yang sempurna, karena nanti akan berubah juga.

    MS Access
    Banyak orang masih menyangsikan kemampuan MS Access untuk solusi databasenya. Hal ini mungkin karena mendengar perbandingan kemampuan MS Access dengan sistem database yang lain seperti MS SQL Server, MySQL, dan Oracle. MS Access juga dikategorikan sebagai sistem database desktop, yang sederhana dan hanya mampu menangani database skala kecil. Selain itu MS Access dianggap rentan terhadap kerusakan, rendah keamanan, dan lambat.

    Database Server
    Sebenarnya semua anggapan itu hampir benar. Hanya saja, membandingkan MS Access dengan sistem database seperti MS SQL Server, MySQL, atau Oracle adalah seperti membandingkan kemampuan dump truck dengan mobil pickup. Jelas saja kemampuan dump truck lebih besar. MS SQL Server, MySQL, Oracle adalah sistem database server untuk kelas enterprise. Kemampuannya sangat besar dibandingkan dengan MS Access. Namun, apakah anda memerlukan kemampuan yang besar tersebut?

    DATABASE MS ACCESS KECIL?


    MS Access Database
    Database MS Access memang tergolong database desktop, database portable (bisa dibawa-bawa), dan database 'kecil'. Namun ukuran 'kecil' ini relatif terhadap kebutuhan anda. Sebuah file database MS Access hanya mampu menampung maksimum 2GB (per file database). Kapasitas ini tidak memadai jika kita ingin merekam data seluruh penduduk Indonesia, namun cukup memadai untuk merekam transaksi di sebuah toko swalayan kecil (mini market) beberapa tahun, katakanlah sekitar 5 tahun. Nah, apakah kapasitas tersebut sudah mencukupi kebutuhan database anda? Toh, jika sebuah file database sudah penuh, kita bisa membuat sebuah file database lagi, dan seterusnya.

    DATABASE MS ACCESS MUDAH RUSAK?


    Confused
    Database MS Access rentan terhadap kerusakan? Ya, karena file database MS Access adalah sebuah file elektronik, sama seperti file-file elektronik lainnya. Pemakaian file yang 'buruk' seperti tidak ditutup dengan normal akan meningkatkan risiko kerusakan file. Namun pemakaian file database bisa dipisahkan dengan file aplikasi, sehingga file database menjadi lebih aman karena tidak dibuka secara langsung oleh pemakai. Selain itu, bisa diterapkan sistem backup yang baik, sehingga jika terjadi kerusakan file, maka kita masih bisa menyelamatkan data dari file backup. Bukankah pada semua sistem database juga dilakukan backup?

    DATABASE MS ACCESS TIDAK AMAN?


    File database MS Access tidak aman? Ya, karena berupa sebuah file komputer yang bisa dijangkau oleh siapa saja. Namun demikian, kita bisa menyimpan file database MS Access dengan cara tertentu sehingga tidak bisa ditemukan oleh sembarang orang, serta bisa diproteksi sehingga tidak bisa dibuka dengan cara yang biasa.

    DATABASE MS ACCESS LAMBAT?


    File database MS Access lambat? Ya, jika dibandingkan dengan kinerja database server yang memang didedikasikan untuk memproses akses database besar secara cepat. Namun demikian, kecepatan akses database sebenarnya tergantung pada banyak hal. Jika cara akses databasenya tidak optimum, maka akses terhadap database server juga bisa lebih lambat.

    PILIH MS ACCESS JIKA...


    Kesimpulannya, anda memilih menggunakan MS Access sebagai solusi database jika memang kapasitas dan kemampuan MS Access cukup memadai untuk memenuhi kebutuhan anda. Anda tidak perlu menggunakan dump truck untuk mengangkut 1 kubik pasir, bukan?

    MS ACCESS UNTUK PEMBUATAN PROGRAM APLIKASI


    MRP / PPIC System
    Perlu anda ketahui, pembahasan di atas hanya tentang file database MS Access. Padahal, MS Access bukan hanya file database. MS Access adalah tool untuk mengelola database, baik untuk mengelola file database MS Access sendiri maupun untuk mengelola database dari sistem lain seperti MS SQL Server, MySQL, dan Oracle. Selain itu, MS Access juga digunakan untuk membuat program aplikasi untuk mengelola database, baik database MS Access sendiri maupun database dari sistem lain. Dalam hal pembuatan program aplikasi, MS Access sangat mudah digunakan dan program aplikasi yang dihasilkan tidak kalah dengan program aplikasi yang dibuat dengan tool lain seperti Visual Basic, Power Builder, dan lain sebagainya.

    KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN MS ACCESS


    Keuntungan menggunakan MS Access dalam pembuatan solusi aplikasi database antara lain:
    - MS Access mudah digunakan, sehingga pembuatan aplikasi menjadi lebih cepat.
    - MS Access adalah produk Microsoft, sehingga lebih familiar bagi pemakai dan user friendly.
    - Aplikasi MS Access bisa dijalankan dengan MS Access versi Runtime yang legal dan gratis, tidak perlu membeli lisensi lagi.
    - Aplikasi MS Access tidak perlu diinstall, namun bisa langsung dijalankan.
    - Aplikasi MS Access bisa digunakan secara multi-user dalam jaringan LAN bahkan bisa melalui Internet.

    KESIMPULAN...


    Kesimpulannya: Solusi pembuatan aplikasi database dengan MS Access bisa menjadi solusi yang lebih murah, cepat, praktis, dan bisa segera diimplementasikan untuk memenuhi kebutuhan anda sekarang!
        
     


    More Recent Articles


    You Might Like

    Click here to safely unsubscribe from "RumahAccess Indonesia - Tempatnya Belajar MS Access di Indonesia."
    Click here to view mailing archives, here to change your preferences, or here to subscribePrivacy