Oleh: Haer Talib (www.HaerTalib.com) Ada yang bertanya, "kenapa sih (hanya) menggunakan Access?" Saya balik bertanya, "emang apa yang lain?" Bagi sebagian orang, saya mungkin dikenal "Access banget". Apa-apa Access. Sebentar-sebentar Access. ...

RumahAccess

e-Bulletin RumahAccess Indonesia - Tempatnya Belajar MS Access di Indonesia untuk you. Click here to start your FREE subscription


Salam jumpa kembali.
Kali ini e-Bulletin RumahAccess akan mengantar beberapa topik berikut ini kepada anda. Untuk membaca artikel dan tulisan, tentu anda bisa lebih cepat melalui website www.RumahAccess.com. Namun jika anda sibuk, e-Bulletin ini akan selalu mengunjungi anda setiap tanggal 15.

Redaksi


Sajian Kali Ini:

Selamat menikmati, semoga bermanfaat.

Kami selalu mengharapkan masukan, saran dan komentar anda untuk penyempurnaan e-Bulletin ini maupun RumahAccess secara keseluruhan. Jangan ragu untuk menghubungi kami melalui bulletin@rumahaccess.com atau admin@rumahaccess.com.

Terima kasih.


Tata Cara Berlangganan:
Bagi anda yang kebetulan mendapatkan e-Bulletin ini tidak secara langsung, anda bisa melakukan langganan sendiri secara gratis. Kunjungi website www.RumahAccess.com dan masukkan alamat email anda pada kolom sebelah kanan-bawah.





MENGAPA HARUS ACCESS?


Oleh: Haer Talib (www.HaerTalib.com)

Ada yang bertanya, "kenapa sih (hanya) menggunakan Access?" Saya balik bertanya, "emang apa yang lain?"

Bagi sebagian orang, saya mungkin dikenal "Access banget". Apa-apa Access. Sebentar-sebentar Access. Tulisan-tulisan saya (artikel) banyak tentang Access. Buku-buku saya sebagian besar juga Access. Program-program aplikasi yang saya buat (hampir) semuanya menggunakan Access. Sampai-sampai Microsoft menganugerahi saya Access MVP award sebanyak 9 kali berturut-turut.

Ada teman yang berseloroh: "Access tiada matinya!" hehehe.

Sekadar Referensi:



Microsoft Access


Mungkin ada yang bertanya: "Access itu apa sih?"
Access, atau MS Access, atau Microsoft Access, adalah software untuk menyimpan dan mengelola data(base). Jika anda mengenal MS Excel (piranti pengelola angka/worksheet), maka MS Access adalah piranti pengelola data/database. Saat ini, katakanlah skupnya Indonesia, apakah ada software pengolah data selain Access yang anda kenal?

Bagi pengguna awam (casual user), term "mengelola data(base)" saja mungkin kurang familiar.

"Kami menyimpan atau mengelola data pakai Excel saja." Ya, wong datanya cuman dikit, ribet banget harus belajar software yang lain lagi. Mahir menggunakan Excel saja sudah TOP (dan memang bagi yang lihai dengan Excel sudah mencukupi untuk menyimpan dan mengolah datanya). Namun, jika datanya banyak dan terus-menerus bertambah, maka urusan menyimpan dan mengolah data ini seharusnya menggunakan software khusus database.

"Urusan menyimpan dan mengelola data sudah ada staf yang menangani." Siapp bos! Jadi anda memang tidak perlu mikirin menyimpan dan mengelola datanya, pikirkan saja bagaimana staf anda bisa melakukannya dengan efektif dan efisien.

"Untuk menyimpan dan mengelola data kita sudah ada sistem." Yess! Ini lebih baik lagi (biar yang mikirin toolnya orang yang bikin sistemnya sajo).

Kita lanjutkan dengan jawaban pertanyaan di atas. Apa software lain untuk menangani database?
FoxPro, atau Visual FoxPro!
Visual Basic!
PHP!
SQL Server, MySQL, Oracle!
Java!

FoxPro


Apakah anda masih melihat pemakai FoxPro? FoxProadalah software database paling handal yang pernah saya kenal sebagai kelanjutan generasi software database termashur dBASE III+ (dan dBase IV), dan saya adalah salah satu pemakainya.

Dulu, saya membuat program aplikasi menggunakan FoxPro, dan sempat menulis buku tentang pemrograman dengan FoxPro (buku pertama saya yang diterbitkan Elex Media Komputindo).

Di kantor pertama saya, kami membuat aplikasi-aplikasi untuk perusahaan dengan FoxPro. Namun FoxPro masih under DOS (sempat ada FoxPro for Windows). Pada saat itu, walaupun sebenarnya FoxPro sudah sangat kencang, namun untuk aplikasi di toko swalayan / mini market, saya masih harus menggunakan Cillperuntuk mengcompile program FoxPro.

Saya kemudian pindah ke Visual FoxPro, membuat aplikasi yang dijual secara shareware, dan juga menulis buku tentang pemrograman dengan Visual FoxPro. Saya "meninggalkan" Visual FoxPro karena soal keamanan aplikasi dan data, di samping Visual FoxPro memang sudah dihentikan pengembangannya oleh Microsoft.

Visual Basic


Pemakai Visual Basic ternyata lebih banyak! Sejak awal kemunculannya, saya juga pemakai Visual Basic. Dulu sekali, saya membuat program dengan bahasa BASIC (Basica, Turbo Basic). Dengan Visual Basic, kita bisa membuat program aplikasi Windows!
Aplikasi yang saya buat dengan VB pernah dipamerkan di PPI (Pameran Produksi Indonesia) tahun 1995 di stand kantor saya, menampikan foto-foto dan data proyek. Databasenya masih kuno banget karena harus dibuat sendiri dengan PUT..GET :) Inilah antara lain yang membuat saya "meninggalkan" VB, karena Access (waktu itu muncul Access 2 dari Microsoft) menawarkan engine database yang sangat memudahkan, beserta tooluntuk membuat program aplikasinya dalam 1 paket!

Kalau menggunakan VB, kita mesti menggunakan mesin database lain. VB hanya tool untuk membuat program aplikasinya, dan program aplikasi inilah yang mengelola database. (Program aplikasinya harus dibuat terlebih dahulu, dan kemampuan mengelola database tergantung pada kemampuan anda dalam membuat program aplikasinya).

Software yang "setara" dengan VB, yaitu sebagai tooluntuk membuat program aplikasi, antara lain: PowerBuilder, dan Delphi. Kalau anda mendengar Visual Studio, itu "kemasan baru" dari Visual Basic (di dalamnya kita bisa memilih bahasa Visual Basic, C#, dan programming language lain yang disediakan Microsoft). Kalau anda mendengar .NETmaka itu adalah Framework yang bisa digunakan oleh VB dan lainnya.

PHP


PHP adalah bahasa script yang digunakan (terutama) untuk pembuatan Web application. PHP (Open Source) "setara" dengan ASP (dari Microsoft). Anda harus membuat program aplikasi dulu baru program tersebut yang akan mengelola database.

SQL Server, MySQL, Oracle


Ketiganya adalah mesin database, lebih tepatnya "database server". Anda memerlukan tool untuk mengelola data yang disimpan pada database server.

SQL Server menyediakan Management Studio. MySQL menyediakan Workbench namun orang-orang lebih banyak yang menggunakan tool dari pihak ketiga. Oracle menyediakan SQL Developer (dulu saya pernah menggunakan Oracle Power Objects/OPO namun sekarang sudah tidak terdengar lagi).

Java


Java aslinya adalah bahasa pemrograman, dan simplenya, anda harus membuat program aplikasi juga agar bisa mengelola database.

Kok beda semua dengan Access?


Ya! Access justru adalah alat untuk mengelola database, nggak harus bikin program dulu.

Selain memiliki mesin database sendiri (yang tertanam pada Windows), Access bisa digunakan untuk mengelola data pada FoxPro, SQL Server, MySQL, Oracle, dan lain-lainnya.

Kelebihan lain pada Access adalah kita bisa membuat program aplikasi sehingga pemakai awam tidak perlu mengelola database sendiri, tapi sudah dikendalikan oleh aplikasi. Program aplikasi yang dibuat dengan Access juga tidak memasalahkan mesin database apa yang digunakan, bahkan bisa menggunakan berbagai mesin database sekaligus secara bersamaan.

Apakah memang tidak ada tools seperti Access?


Sebenarnya ada. Pada artikel "Alternatif MS Access" saya mendaftarkan 5 nama yang secara berurutan menurut saya sudah mendekati Access, yaitu: BASE (dalam LibreOffice atau OpenOffice), CUBRID, FireBird, FileMaker, dan Kexi. Tetapi kesimpulan saya, kelima software tersebut masih tidak bisa menggantikan Access.

JADI, MENGAPA HARUS ACCESS?


Yah, karena tidak ada yang lain yang bisa menggantikannya (sebagai tool untuk menyimpan dan mengelola data secara instan).

Bagi saya pribadi, saya harus memilih mana tool yang paling saya kuasai, yang saya kenal tajamnya seperti apa dan lemahnya di mana. Tidak ada tool yang tidak memiliki kekurangan atau kelemahan. Semakin kita mengenal kelemahan tool tersebut, semakin berhati-hati kita dalam menggunakannya. Percuma saya membawa bedil yang tidak saya kuasai, sementara saya terlatih menggunakan tombak.

Hehe... semoga memberi inspirasi.

Notes:

  • Anda ingin belajar Access? Browse saja artikel-artikel di RumahAccess.com
    Saya sering melakukan pencarian artikel dan video yang disediakan teman-teman tentang belajar Access, namun belum ada yang bisa saya rekomendasikan.
  • Program Trainingyang diadakan RumahAccess.com sebenarnya jalan pintas untuk segera bisa menggunakan MS Access (hanya dalam sehari) dan membuat aplikasi dengan MS Access (juga dalam sehari). Namun jadwalnya tidak bisa tetap karena pelaksanaan trainingnya "gotong-royong" dari peserta. Peserta harus mendaftar terlebih dahulu, lalu setelah terkumpul peminatnya baru admin akan menawarkan tanggalnya.
  • Yang lebih praktis adalah In-house Training, dimana pelaksanaan training dilakukan oleh requestor dan trainertinggal datang saja sesuai jadwal yang diminta.


        
     



    MENJALANKAN APLIKASI ACCESS TANPA MS ACCESS?

    Haer Talib (MS Access Developer)
    Oleh: Haer Talib (www.HaerTalib.com)

    1. “Saya tidak punya MS Access di komputer, bagaimana saya menjalankan aplikasi Access?”
    2. “Saya tidak mau menggunakan aplikasi Access, karena saya tidak mau membeli software MS Access.”
    3. “MS Access saya versi 2007, jadi tidak bisa menjalankan aplikasi Access yang dibuat dengan versi yang baru.”

    Semua pertanyaan dan pernyataan di atas benar, namun jika anda mengetahui triknya maka anda akan bisa menjalan aplikasi yang dibuat dengan MS Access.

    BEDA VERSI


    Saya akan memulai dengan pernyataan ketiga.

    Memang benar MS Access versi yang lebih lama tidak bisa membuka atau menjalankan aplikasi yang dibuat dengan MS Access versi yang lebih baru. Access 2007 tidak bisa membuka/menjalankan aplikasi yang dibuat dengan Access 2010, paling tidak akan muncul error atau ada yang tidak bisa dijalankan.

    Aturannya: aplikasi yang dibuat dengan MS Access versi lama bisa dibuka atau dijalankan pada MS Access yang lebih baru, dan tidak bisa sebaliknya.

    Cara mengatasi hal ini adalah dengan memasang MS Access versi yang sesuai (atau yang baru). “Saya tidak mempunyai atau tidak ingin membeli MS Access yang baru”. Jika demikian, pasang saja MS Access yang baru, namun versi Runtime. MS Access versi Runtime ini LEGAL dan GRATIS. Silahkan Download di RumahAccess.com.

    Download di RumahAccess.com
    Gambar 1. Halaman DOWNLOAD di situs RumaAccess.com


    Download MS Access Runtime
    Gambar 2. Access Runtime di Halaman Download

    Setelah anda mengunduh versi Access Runtime yang dibutuhkan, lakukan instalasi seperti biasa.

    Perlu diketahui bahwa kita bisa menginstall MS Access berbeda versi secara bersamaan dalam sebuah komputer. Jika diminta memilih opsi upgrade atau semacamnya, pilihlah untuk melakukan instalasi tersendiri.

    Oleh karena di dalam komputer terdapat lebih dari satu MS Access, maka ketika anda mendouble-click file Access, salah satu versi akan dijalankan (versi ini yang terasosiasi dengan file Access, anda bisa mengubah asosiasi file melalui Windows). Jika versi Access yang dijalankan bukan yang anda kehendaki, maka jangan melakukan double-click untuk menjalankan file Access, tapi klik-kanan lalu pilih “Open With”.

    Salah satu “konsekwensi” memiliki beberapa versi MS Access secara bersamaan di dalam komputer adalah: ketika anda menjalankan versi yang berbeda dari yang terakhir dijalankan, maka MS Access akan melakukan konfigurasi ulang. Jadi ada proses menunggu sebentar sebelum MS Access berjalan.

    LAKUKAN UPDATE


    “Saya tidak ingin memasang lebih dari satu Access, bikin bingung!”

    Baiklah. Minta developer aplikasi untuk membuat aplikasi sesuai dengan versi MS Access yang anda miliki. “Developer bilang aplikasinya dibuat dengan versi 2007 kok. Kenapa tidak bisa saya buka dengan MS Access 2007 saya?”

    Perlu diketahui bahwa Microsoft selalu menyediakan update atau patch atau semacam itu untuk semua produknya, termasuk MS Access. Kemungkinan MS Access yang digunakan oleh developer aplikasi sudah terupdate sedangkan MS Access yang anda gunakan belum diupdate (walaupun versinya sama). Untuk kasus ini, cobalah anda melakukan update MS Access anda.

    Caranya, pada MS Access 2007: Klik tombol Office, klik “Access Options”. Pada Access Options, klik tombol “Resources”, lalu klik tombol “Check for Updates”. Tentu prosedur ini memerlukan koneksi Internet karena update akan diunduh dari situsnya Microsoft.

    Mengupdate MS Access 2017
    Gambar 3. Melakukan Update pada MS Access 2007

    Pada MS Access 2010: klik File, Help. Klik “Check for Updates”

    Mengupdate MS Access 2010
    Gambar 4. Melakukan Update pada MS Access 2010

    Untuk MS Access versi yang lain, caranya hampir sama.

    MENGGUNAKAN MS ACCESS RUNTIME


    Pada bagian awal telah dibahas tentang penggunaan MS Access versi Runtime. Cara ini sekaligus menjawab pertanyaan pertama dan pernyataan kedua. Jika anda tidak mempunyai MS Access dan tidak ingin membeli software MS Access, anda tetap bisa menjalankan aplikasi Access menggunakan MS Access versi Runtime. Versi Runtime ini disediakan oleh Microsoft secara gratis. Link download yang kami sediakan di RumahAccess.com hanya untuk memudahkan anda melakukan download di situs Microsoft.

    “Jadi, tetap harus menggunakan MS Access?”
    Yes! Untuk menjalankan aplikasi yang dibuat dengan MS Access, anda tetap harus menggunakan software MS Access, walaupun berupa Runtime version.

    “Jika bisa menggunakan Runtime version yang gratis, ngapain beli atau pakai yang berbayar?”
    MS Access Runtime hanya bisa digunakan untuk menjalankan aplikasi atau membuka file database, tidak bisa digunakan untuk membuat database (table, query, dll.). Pada MS Access Runtime, tidak bisa Create dan Design.

    “Apakah harus ada (menggunakan) MS Access untuk membuka file database?”
    File data (database) yang berekstensi .mdb, .mde, .accdb, .accde tidak harus dibuka dengan MS Access. Anda bisa mengkases data yang dikandungnya, misalnya menggunakan MS Excel, atau menggunakan program aplikasi yang dibuat dengan Visual Basic, PHP, dan sebagainya. Tentunya, program yang mengakses file database tersebut menggunakan jalur koneksi seperti ODBC. Di sini, kedudukan MS Access sama dengan yang lainnya, yaitu sebagai tools untuk mengakses data. Bedanya, jika menggunakan MS Access, kita lebih mudah dalam mengakses dan mengelola data karena MS Access memang software khusus untuk database.

    Semoga tulisan ini sedikit mencerahkan.
    Jika masih ada yang ingin ditanyakan, silahkan comment.


        
     



    WEB APPLICATION VS ONLINE APPLICATION

    Oleh: Haer Talib

    Sampai hari ini nyatanya masih banyak yang kurang faham Internet, walaupun yang bersangkutan berprofesi sebagai orang IT atau pengguna sistem IT. Internet masih dikonotasikan sebagai Web saja. Padahal, Web hanya salah satu protokol (atau sebut saja: layanan) Internet. Yang lainnya ada: Email, FTP, dan lain-lain yang kurang populer di kalangan pemakai Internet kebanyakan.

    Internet Adalah Jaringan Komputer


    Harusnya difahami, Internet adalah jaringan "komputer" seluruh dunia. Oleh karena berupa jaringan komputer, maka kita bisa menghubungkan komputer kita untuk diakses oleh komputer lain. Komputer yang bisa (atau biasa) diakses umumnya bertindak sebagai "server". Identitas atau alamat komputer server ini umumnya berupa alamat IP, atau bisa juga berupa nama seperti nama domain. Tata cara akses komputer pun hampir sama seperti kita mengakses komputer di dalam jaringan lokal (LAN).

    Akses Database Via Internet


    Dari pemahaman di atas, kita bisa menempatkan database pada komputer server, lalu mengaksesnya dari komputer client, sama seperti kita mengakses database yang dipasang pada komputer server dalam LAN. Oleh karena Internet merupakan jaringan yang bisa diakses di seluruh dunia, maka jika kita menaruh database pada komputer server yang dihubungkan dengan Internet, maka database tersebut bisa diakses dari seluruh dunia. Akses database ini bisa dilakukan juga oleh aplikasi yang kita buat dengan MS Access. Caranya? Ya link table seperti biasa saja! (mudah).


    Spesifikasi


    Apakah perlu komputer server yang khusus untuk Internet? Tidak, komputer server yang bisa (atau biasa) kita pakai dalam LAN juga bisa, sama saja. Syaratnya hanya komputer server tersebut mempunyai alamat IP atau nama domain yang berlaku umum (public), sehingga router bisa mencapainya.

    Apakah komputer server tersebut harus ditempatkan pada tempat atau lokasi yang khusus? Tidak juga, bisa di kantor atau rumah, asal terkoneksi ke Internet.

    Apakah perlu koneksi Internet yang khusus? Tidak juga, namun semakin lebar pita (broadband) koneksinya, akan semakin cepat koneksi atau lalu lintas data yang dapat dilakukan. Dalam hal kecepatan ini banyak sekali faktor yang mempengaruhi karena lalu lintas data melalui berbagai router yang akan mengarahkan aksesnya. Jika di dalam lintasan ada yang lambat, maka kecepatan akses data menjadi lambat. Untuk itu, sebaiknya kita melewatkan akses pada jalur (path) yang selalu cepat. Para teknisi jaringan yang bekerja di perusahaan layanan Internet (ISP) mengetahui hal ini lebih baik, sehingga kita perlu menggunakan layanan koneksi dari ISP yang terpercaya.

    Salah satu cara agar koneksi ke server kita selalu dalam kecepatan yang maksimal adalah menempatkan komputer server pada penyedia layanan data center, atau yang biasa kita sebut co-location. Cara lain adalah menyewa komputer server pada data center tersebut, bisa secara dedicated (dipakai sendiri) atau secara shared (dipakai bersama pengguna lain). Cara yang lebih baru adalah menggunakan Cloud system, dimana kita tidak perlu lagi mengetahui komputer server secara fisik (baik hardware komputer maupun lokasinya), karena semuanya sudah diatur oleh system.

    Jika pertimbangan-pertimbangan teknis tersebut di atas menjadi rumit bagi kita, ambil cara yang lebih praktis lagi, yaitu: sewa database server pada penyedia layanan. Kita tinggal pasang database kita. Semua urusan koneksi dan sistem sudah diurus oleh penyedia layanan, bahkan termasuk backup, pengamanan dari serangan hacker, system upgrade, dan sebagainya.


    Access Database vs Database Server


    Pertanyaan selanjutnya adalah: database system apa yang bisa kita gunakan? Apakah kita bisa menggunakan database MS Access?

    Ya, kita bisa menggunakan database MS Access.

    Sebenarnya, database MS Access hanya berupa sebuah file yang menyimpan data, sedangkan mesin databasenya ada pada komputer client. Itulah mengapa ketika kita ingin membuka atau mengakses database Access, persyaratannya di komputer client harus menggunakan MS Windows dan terpasang software MS Access. Pada sisi server, kita tidak harus menggunakan MS Windows atau memasang software MS Access.

    Dalam hal pemakaian database system ini, pertimbangan lain yang harus dipikirkan adalah sifat dari system tersebut. Database MS Access sifatnya adalah "file sharing", bukan "database server". Dari pengertian ini, kecepatan database server tentu lebih cepat dibandingkan file database Access. Pada database server, akses terhadap data yang disimpan dilakukan oleh mesin database di komputer server, sedangkan pada database Access, mesin database berada di komputer client. Oleh karena itu, jika akses database ingin dilakukan melalui Internet, lebih disarankan menggunakan database server, seperti MS SQL Server atau MySQL (yang populer).

    Seperti telah diketahui, MS Access bisa mengakses dan mengelola data dari (hampir semua) sistem database server. Jadi, aplikasi yang kita buat dengan MS Access bisa mengakses database melalui jaringan Internet, sehingga aplikasi bisa dijalankan dari mana saja di seluruh penjuru dunia.

    Online Application


    Aplikasi yang online? Yes! Aplikasi online tidak harus berupa Web Application! Aplikasi yang kita buat dengan MS Access juga bisa online dari seluruh penjuru dunia... hehehe...

    Web application adalah aplikasi yang dijalankan menggunakan Web Browser (seperti Mozilla Firefox, Chrome, Internet Explorer). Kelebihan aplikasi web adalah kita cukup membuka web browser dan memasukkan alamat aplikasinya, maka aplikasi tersebut bisa berjalan. Web browser bisa dijalankan pada komputer desktop/laptop yang berbasis Windows, Linux, bahkan pada gadget atau smartphone.

    Aplikasi yang kita buat dengan MS Access HARUS dijalankan pada komputer berbasis Windows, dan terpasang software MS Access (bisa menggunakan versi Runtime yang gratis). Itulah bedanya.

    Kalau begitu, terbatas dong? Ya, lebih terbatas dibandingkan dengan web application. Tetapi untuk urusan pekerjaan yang perlu mengelola data yang banyak, kemudahan dan kenyamanan entry data atau klik mouse, maka pekerjaan tersebut memang membutuhkan komputer dengan layar monitor yang lebar, bukan? Jadi, sebenarnya lebih enak menggunakan "aplikasi desktop" seperti yang dibuat dengan MS Access.

    Jika keperluannya adalah memasukkan data, mengelola data, copy-paste dengan Excel, eksport-import file, print, dan semua pekerjaan yang memang lebih nyaman dilakukan dengan komputer, kita tidak harus membuat aplikasi web. Aplikasi MS Access lebih mudah dan cepat dibuatnya dibandingkan aplikasi web. Dalam hal ini kita bisa melakukan penghematan biaya pengembangan (development) yang cukup banyak. Selain itu, banyak hal yang bisa dilakukan pada aplikasi desktop yang sulit dibuat dalam aplikasi web, karena aplikasi web dibatasi oleh kemampuan browser.

    Sisi lain yang penting untuk dipertimbangkan adalah: aplikasi web bisa dijalankan oleh semua orang dari seluruh dunia, karena cukup menggunakan web browser dan mengetahui alamat aplikasinya. Orang-orang pintar "sedunia" bisa mencoba menghack aplikasi tersebut, sehingga tidak perlu melakukan login, dan dengan caranya sendiri bisa langsung mengakses ke database! Aplikasi web yang aman seperti yang dimiliki oleh perbankan sangat mahal pembuatannya, dan mahal pula dalam menjaganya. Jika memang anda membutuhkan aplikasi super fleksibel dan aman seperti itu, ya mau tidak mau memang harus mengeluarkan ongkos yang "super" juga.

    Jadi kembali lagi, tanyakan kepada diri anda sendiri: apakah saya memang perlu membuat aplikasi web atau hanya cukup aplikasi yang bisa mengakses database secara online melalui Internet? Jika jawabannya adalah yang kedua, maka anda tetap bisa membuatnya dengan MS Access, dan menikmati kemudahan dan kekayaan fitur yang tersedia hanya pada aplikasi yang dibuat dengan MS Access!

    Enjoy Access!
        
     



    Yuk Belajar Database

    http://bit.ly/belajardatabase


        
     


    Training MS Access - Agustus 2018

    Setelah hampir setahun RumahAccess tidak melaksanakan Regular Training, sekarang kami buka kesempatan rekan-rekan untuk mengikuti satu sesi training yang in syaa Allah akan diadakan pada hari Sabtu-Minggu, 25-26 Agustus 2018, tempat: Gedung BizzCentrum, Jl. Sabang No. 50 Menteng, Jakarta Pusat (dekat Sarinah/Monas).

    Email pemberitahuan telah dikirimkan kepada calon peserta yang sudah melakukan pendaftaran sebelumnya, dan jika anda belum melakukan pendaftaran, segera kirimkan email pendaftaran ke: training@RumahAccess.com dengan mencantumkan data sbb:

    • Materi yang diinginkan:
    • Nama lengkap (untuk sertifikat):
    • Alamat lengkap:
    • Pekerjaan / Jabatan:
    • Perusahaan/Instansi:
    • Nomor kontak (HP):

    Materi hari pertama: MS Access - BASIC (klik untuk lihat training profile)
    Materi hari kedua: MS Access - Programming (klik untuk lihat training profile)

    Training dimulai jam 09:00 s/d 17:00
    Instruktur: Haer Talib (lihat: HaerTalib.com / Haer.RumahAccess.com)
    Biaya: Rp 798.000,- / materi / orang
    (Dua materi = Rp 1.596.000,- / orang)

    (Sebaiknya langsung mengambil dua hari agar kontinyu).

    Manfaatkan kesempatan ini karena jadwal berikutnya tidak dapat dipastikan.
    Segera kirim email pendaftaran / respon agar anda mendapat seat. Maaf, karena tempat terbatas, maka siapa cepat yang dapat.

    Silahkan share info ini ke saudara/rekan lain yang membutuhkan.
    Terima kasih.
        
     


    More Recent Articles


    You Might Like

    Safely Unsubscribe ArchivesPreferencesContactSubscribePrivacy