Bagaiamanapun, mencegah lebih baik dari pada mengobati. Akan tetapi, bagaimana jika anda sudah terlanjur terkena suatu penyakit dalam hal ini

Click here to read this mailing online.

Your email updates, powered by FeedBlitz

 
Here is a sample subscription for you. Click here to start your FREE subscription


BlogDokter"BlogDokter" - 5 new articles

  1. Cara Mudah Dan Ampuh Mengobati Jantung Bengkak Secara Alami
  2. Inilah Manfaat Minyak Atsiri Untuk Kesehatan
  3. 9 Gejala Kanker Serviks Yang Wajib Diketahui Setiap Wanita
  4. 4 Alasan Yang Kamu Harus Tahu, Kenapa Tulisan Dokter Sulit Dibaca
  5. Inilah Daftar 5 Obat Penyakit Jantung Yang Terbukti Ampuh

Cara Mudah Dan Ampuh Mengobati Jantung Bengkak Secara Alami

Bagaiamanapun, mencegah lebih baik dari pada mengobati. Akan tetapi, bagaimana jika anda sudah terlanjur terkena suatu penyakit dalam hal ini penyakit jantung bengkak? Yah jawabannya, anda hanya memiliki satu opsi yakni mengobatinya secara tepat dan benar.

Ada beberapa makanan yang harus anda hindari untuk mencegah penyakit jantung bengkak. Untuk lebih lengkapnya, silahkan klik di sini!!

1. Mengkonsumsi buah- buahan

Mengkonsumsi buah-buahan bisa anda lakukan setiap hari untuk mengobati jantung anda. Sebaiknya anda pintar- pintar dalam memilih buah yang cocok bagi peyakit jantung anda.  Ada banyak buah-buahan yang bisa anda konsumsi dan dapat dengan mudah anda dapatkan. Buah-buahan seperti mangga, pisang, nangka, semangka dan buah- buahan lainnya.

Untuk mengobati penyakit jantung bengkak, anda harus mengonsumsi buah-buahan yang mengandung vitamin yang dapat mengobati penyakit anda. Seperti yang saya katakan, anda harus pintar- pintar memilih buah yang cocok dengan penyakit anda.

Anda sebetulnya dapat mengkonsumsi semua jenis buah untuk mengatasi masalah seperti ini. Namun yang sangat dianjurkan untuk mengatasi masalah jantung bengkak adalah dengan mengkonsumsi buah yang banyak mengandung anti-oksidan. Anda bisa dengan mudah mendapatkan antioksidan dari buah-buahan yang kaya akan vitamin.

Kami sangat menganjurkan anda untuk mengkonsumsi buah yang kaya dengan vitamin C. Ini karena Vitamin C adalah penghasil antioksidan terbaik. Selain itu, anda juga bisa dengan mudah menemukan buah-buahan yang mengandung banyak vitamin C. Contoh buah yang bisa anda konsumsi untuk mengobati jantung bengkak adalah Jeruk.

Jeruk kaya akan vitamin C dan anda dengan mudah bisa membelinya di pasar. Selain mengkonsumsi jeruk anda juga bisa mengkonsumsi semangka. Tidak disangka buah yang memiliki banyak isi ini bisa anda jadikan obat mujarab untuk mengatasi masalah jantung bengkak yang anda derita.

Semangka juga sama seperti jeruk, semangka mengandung banyak vitamin C dan juga merupakan antioksidan yang bisa mengatasi masalah jantung bengkak dengan alami. Semangka juga bisa dengan mudah anda temukan di pasar dan swalayan.

Baca juga: Apakah penyakit jantung bengkak bisa terobati?

Tentunya akan sangat menyenangkan jika anda mengobati penyakit yang mengganggu dengan mengkonsumsi buah-buahan yang enak dan menyegarkan seperti yang telah kami sebutkan. Dan benar, untuk bisa mengobati jantung bengkak dengan cara alami anda harus rutin dan rajin mengkonsumsi buah-buahan.

2. Mengkonsumsi sayur- sayuran

Selain buah, anda juga bisa mengobati jantung bengkak secara alami dengan mengkonsumsi sayur-sayuran. Beruntung bagi anda yang menyukai sayuran karena anda bisa dengan mudah dalam mengobati masalah jantung bengkak yang anda derita. Namun bagi anda yang tidak suka sayuran sepertinya anda harus belajar menyukai sayuran karena anda harus rutin mengkonsumsi sayuran untuk mengobati jantung bengkak.

Bagi anda yang setiap hari mengkonsumsi sayuran tentunya secara tidak langsung anda sudah berusaha mencegah terjadinya jantung bengkak. Namun jika anda terlanjur menderita jantung bengkak, maka anda hanya punya alternatif mengobatinya dengan cara mengkonsumsi sayuran.

Sayuran yang baik untuk mengobati jantung bengkak adalah sayuran hijau. Sayuran hijau seperti daun ketela, sawi, bayam dan sebagainya sangatlah baik bagi kesehatan jantung anda. Ternyata, sayuran yang disukai oleh popeye yaitu bayam bisa dijadikan sebgai obat.

Dalam sayur-sayuran hijau terdapat senyawa yang berfungsi untuk mencegah pembengkakan pada jantung anda, bahkan senyawa tersebut juga bisa mengobati pembengkakan pada jantung.

Tentunya untuk bisa mengobati jantung bengkak dengan mengkonsumsi sayuran ini anda harus rutin mengkonsumsinya. Sayuran akan menjadi teman setia anda saat menyantap nasi, saat sarapan, saat makan siang hingga makan malam. Jika anda tidak suka dengan sayuran, cobalah untuk mencampurnya dengan makanan favorit anda sehingga anda bisa dengan mudah menyantapnya. Mengkonsumsi sayuran tidak hanya berguna bagi jantung anda, tetapi juga untuk semua bagian tubuh anda agar terbebas dari segala macam penyakit .

3. Kedelai

Cara lainnya untuk mengobati jantung bengkak dengan cara alami adalah mengkonsumsi kedelai. Kedelai adalah jenis kacang kacangan yang bisa anda andalkan untuk mengobati masalah jantung bengkak dengan alami. Anda bisa dengan mudah menemukan kedelai, seperti mengkonsumsi tempe dan tahu. Keduanya bisa anda konsumsi setiap hari karena terbuat dari kedelai.

Sekarang ini, tempe memang jarang diminati masyarakat Indonesia karena banyak yang menganggap bahwa tempe adalah makanan kampungan. Padahal di luar negeri sana, tempe sangat digemari dan harganya sangat mehal, sedang di Indonesia? Ini karena tempe memiliki banyak manfaat dan juga khasiat salah satunya untuk mengatasi atau mengobati jantung yang bengkak.

    

Inilah Manfaat Minyak Atsiri Untuk Kesehatan

Minyak atsiri sudah banyak dikenal dikalangan masyarakat. Dari sisi bisnis, usaha penyulingan minyak atsiri juga sangat besar. Minyak atsiri adalah salah satu jenis minyak yang dihasilkan dari bagian batang, kulit, daun, akar, bunga dan berbagai bagian tumbuhan yang lain dengan proses destilasi. Minyak atsiri biasanya memiliki aroma khusus sesuai dengan jenis bahan tumbuhan yang digunakan. Minyak atsiri memiliki sifat mudah menguap dan konsentrasi yang tinggi.

Dalam minyak atsiri ditemukan beberapa senyawa kimia dan bersifat menenangkan, sehingga sering digunakan untuk berbagai produk kesehatan. Beberapa diantaranya sudah kita kenal seperti minyak kayu putih, minyak cengkeh, pepermin, mentol dan lainnya. Minyak atsiri yang tergolong aromaterapi tidak hanya berbau harum tapi dapat berfungsi untuk penyembuhan dan meningkatkan kesehatan.

Berikut manfaat dan cara penggunaan dari beberapa minyak atsiri

Minyak Peppermint

Berguna untuk membantu meringankan rasa sakit di daerah pencernaan. Minyak jenis ini sangat kuat dan dapat menyebabkan iritasi kulit, untuk itu ketika akan menggunakannya harus dicampur dengan minyak lainnya seperti minyak kelapa atau atau minyak zaitun.

Cara menggunakannya : Campur 1 sendok teh minyak peppermint dengan minyak kelapa atau minyak zaitun dan oleskan 1-2 tetes langsung ke daerah yang sakit. Penggunaan untuk sakit kepala, pijat perlahan di daerah sinus, hindari jangan terkena mata. Untuk sakit perut, oleskan 1 sampai 2 tetes di perut sambil diusap agar meresap ke dalam kulit.

Minyak peppermint juga dapat membantu menurunkan demam. Cara menggunakannya yaitu masukkan 1 sampai 2 tetes ke dalam air hangat dan diaduk, lalu dihirup, atau campurkan beberapa tetes dengan minyak kelapa atau minyak zaitun lalu oleskan ke kaki terutama telapak kaki.

Minyak Lemon

Dapat berfungsi sebagai antiviral dan antiseptik, dan rasanyapun enak. Tambahkan 1 sampai 2 tetes minyak ke dalam botol air matang juga dapat diberikan ke dalam botol minum anak anda ketika berangkat ke sekolah, akan bermanfaat untuk memberi ketahanan tubuh bila sering diminum.

Minyak lemon dapat dioleskan secara topikal pada kulit yang terluka seperti tersayat pisau atau luka di lutut bahkan juga untuk luka yang lebih dalam. Selain minyak lemon ada juga minyak yang terdiri dari campuran minyak serai, rosemary, melaleuca, lavandin dan myrtle yang memiliki sifat antiseptik, antivirus, antibakteri, anti jamur dan sanitasi.

Minyak Untuk Memperbaiki Kualitas Tidur

Minyak yang dikenal dapat membantu memperbaiki kualitas tidur adalah minyak lavender dan minyak Peace & Calming, yaitu perpaduan antara minyak jeruk keprok, kenanga, nilam dan tansy biru. Sedangkan untuk mengurangi tidur yang gelisah biasanya menggunakan minyak Valor, yaitu campuran antara cemara, rosewood, tansy biru dan kemenyan.

Cara penggunaannya yaitu gosok 1 sampai 2 tetes di dada atau bantal, atau bisa gunakan diffuser minyak.

Selain itu minyak lavender juga ngatasi masalah pada kulit akibat dari sengatan sinar matahari hingga sengatan lebah. Langsung dioleskan pada daerah kulit yang bermasalah.

Minyak Untuk Menjaga Tubuh Agar Tidak Mudah Sakit

Ketika terjadi perubahan cuaca maka kadang-kadang tubuh mudah sakit dan menjadi lemah penyakit flu ataupun pilek sering terjadi akibat perubahan cuaca tersebut, untuk itu perlu tindakan agar tubuh memiliki kekebalan ekstra terhadap penyakit. Dengan menggunakan campuran minyak tertentu dapat memberikan keluarga Anda kekebalan ekstra. Campuran minyak tersebut terdiri dari cengkeh, lemon, kulit kayu manis, radius eukaliptus dan rosemary cineol. Minyak campuran tersebut dapat dianggap sebagai antivirus dan antibakteri, dan dapat membantu melindungi tubuh dari serangan flu atau pilek. Cukup oleskan 1 sampai 2 tetes ke kaki bagian bawah atau telapak kaki.

Minyak Atsiri Untuk Perawatan Rambut

Minyak atsiri juga digunakan sebagai bahan untuk perawatan rambut. Minyak atsiri yang didapatkan dari berbagai tanaman bisa membuat rambut menjadi lebih lembut, membuat otot kepala menjadi santai, membersihkan kulit kepala dan merawat kesehatan rambut. Bahkan manfaat minyak atsiri tertentu bisa mengatasi berbagai keluhan kesehatan rambut seperti ketombe, kulit kepala kering, gatal dan rambut rontok. Beberapa jenis bahan yang sering digunakan biasanya berasal dari tanaman teh hijau, buah jeruk, orang-aring, pohon waru dan berbagai bahan lain.

Minyak Atsiri Sebagai Bahan Krim Untuk Kulit

Semua jenis krim alami yang digunakan untuk perawatan kulit biasanya memakai bahan minyak atsiri sebagai komponen utama. Minyak atsiri memiliki sifat yang bisa menenangkan dan membuat kulit menjadi lebih santai. Produk yang menggunakan minyak atsiri biasanya tidak membuat efek khusus untuk kulit sehingga sangat aman untuk digunakan.

Catatan : Sebelum menggunakan, minyak atsiri alangkah baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter atau praktisi perawatan kesehatan Anda mengenai minyak yang akan anda gunakan juga keluarga, apakah akan ditelan atau digunakan secara secara topikal. Bacalah semua bahan untuk memastikan tidak ada satu keluarga Anda yang alergi, dan cobalah ditempelkan sedikit pada kulit sebelum mengoleskannya.

Sumber : Nici Holt Cline from ehow

    

9 Gejala Kanker Serviks Yang Wajib Diketahui Setiap Wanita

Masih tergiang dalam ingatan, seorang artis Indonesia meninggal dunia di usia muda akibat kanker serviks. Sampai saat ini, kanker serviks memang masih menjadi yang momok menakutkan bagi kaum wanita. Bahkan menurut WHO, kanker serviks menjadi kanker pembunuh utama wanita dibawah kanker payudara.

Untungnya, saat ini kanker serviks sudah sangat bisa dicegah. Mulai dari tersedianya vaksin untuk mencegah kanker serviks, sampai dengan makin canggihnya pemeriksaan pap smear atau IVA yang dapat mendeteksi perubahan yang terjadi pada sel sel serviks sedini mungkin.

Dengan pemeriksaan pap smear, perubahan sel sel serviks bisa diketahui sejak dini sehingga bisa dicegah agar perubahan tersebut tidak berlanjut menjadi kanker.

Saat ini juga tersedia vaksin untuk mencegah kanker serviks. Sebagaimana diketahui, penyebab utama terjadinya kanker serviks adalah infeksi HPV. Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya kanker serviks, para ahli menemukan vaksin yang dapat mencegah terjadinya infeksi HPV pada serviks.

Dengan cara cara diatas, sudah jutaan wanita terselamatkan nyawanya dari kemungkinan menderita kanker serviks. Masalahnya, tidak semua wanita memiliki akses untuk mendapatkan keduanya dan hanya bisa menunggu sampai muncul gejala kanker serviks. Sayangnya, kanker serviks yang telah menimbulkan gejala umumnya sudah dalam stadium berat.

Berikut beberapa gejala yang patut dicurigai sebagai gejala kanker serviks:

Tanpa gejala sama sekali

Pada stadium awal, kanker serviks tidak menimbulkan gejala sama sekali. Itu sebabnya kanker ini disebut dengan ‘silent killer’. Kanker serviks stadium awal hanya bisa dideteksi dengan pemeriksaan pap smear. Gejala baru dirasakan ketika kanker sudah memasuki stadium lanjut.

Karena tanpa gejala inilah maka wanita dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan pap smear secara rutin setelah aktif secara seksual.

Haid yang lebih lama dari biasanya

Bila haid lebih lama dari biasanya atau sedikit lebih lama atau keluar flek diantara siklus haid yang berlangsung dalam beberapa siklus haid maka patut dicurigai ada masalah pada serviks. Pendarahan ini bisa disebabkan karena terkoyaknya jaringan kanker yang ada pada serviks.

Jaringan kanker merupakan jaringan yang dipenuhi oleh pembuluh darah. Bila jaringan ini terkoyak oleh berbagai macam sebab maka bisa terjadi perdarahan dari yang ringan sampai berat.

Keputihan yang tidak wajar

 

Keputihan normal terjadi menjelang waktu haid atau pada saat saat tertentu. Keputihan normal bisa dikenali dari warnanya yang bening atau putih, tidak berbau dan tidak menimbulkan rasa gatal, panas atau nyeri. Namun bila keputihannya tidak wajar dan warna serta baunya tidak seperti biasanya maka bisa dicurigai sebagai kanker serviks.

Memang tidak semua keputihan yang tidak normal itu merupakan tanda kanker serviks, tapi bisa dijadikan alasan utama seorang wanita untuk memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan kondisi yang terjadi.

Sakit saat berhubungan intim

Pertumbuhan kanker serviks dapat menekan saraf yang ada di dalam panggul. Kondisi ini menyebabkan rasa sakit saat berhubungan intim. Terkadang rasa sakit juga dirasakan sepanjang hari.

Mengeluarkan darah saat berhubungan intim

Selain nyeri saat berhubungan intim, kanker serviks juga bisa menyebabkan terjadinya perdarahan saat atau setelah berhubungan intim. Hal ini disebabkan oleh luka pada jaringan kanker yang dipenuhi oleh pembuluh darah.

Nyeri saat buang air kecil

Nyeri saat buang air kecil bisa disebabkan oleh adanya infeksi, namun bila segala upaya untuk mengatasi infeksi tersebut gagal maka kemungkinan nyerinya karena kanker serviks. Hal ini disebabkan karena sel sel kanker telah menyebar ke kandung kemih atau saluran kencing.

Merasa lemas dan tidak bergairah

Lemas, lesu, tidak bergairah adalah gejala anemia yang kerap dialami oleh penderita kanker. Anemia terjadi karena jaringan kanker yang rakus dengan darah dan terjadinya perdarahan pada jaringan kanker tersebut. Menurut studi, 30% penderita kanker serviks mengalami anemia dengan berbagai macam tingkat keparahan.

Kaki bengkak

Pada stadium lanjut, penderita kanker serviks dapat mengalami gejala pembengkakan pada kaki. Hal ini terjadi bila jaringan kanker menekan pembuluh darah yang melayani kaki sehingga aliran darah balik tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Susah buang air besar

Kanker yang telah menyebar terutama bila penyebarannya sudah mencapai saluran pencernaan akan berpengaruh pada fungsi sistem pencernaan. Salah satu gangguan yang bisa terjadi adalah susah buang air besar. Meskipun masalah buang air besar tidak selalu disebabkan oleh masalah pada serviks, tidak ada salahnya untuk memeriksakan diri ke dokter bila mengalaminya, apalagi ditambah dengan munculnya gejala yang lain diatas.

    

4 Alasan Yang Kamu Harus Tahu, Kenapa Tulisan Dokter Sulit Dibaca

Pertanyaan ini mungkin akan keluar ketika kita selesai berkonsultasi dengan dokter dan diberi kertas resep untuk mengambil obat di apotek. “Kenapa tulisan dokter susah dibaca, ya?” Atau “kok tulisan dokter jelek sekali?”.
    

Inilah Daftar 5 Obat Penyakit Jantung Yang Terbukti Ampuh

Bagaiamanapun keadaannya, mecegah jauh lebih baik dari pada mengobati. Namun jikalau anda sudah terlanjur terkena penyakit jantung, yang bisa anda lakukan adalah tinggal mengobatinya. Nah, kali ini kami akan sedikit berbagi sedikit tips mengenai obat yang cocok anda minum/ konsumsi saat terkena penyakit jantung.

Di bawah ini, kami akan memberikan sekilas gambaran umum mengenai obat-obatan yang biasanya digunakan untuk mengobati serangan jantung. Jika anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tentang obat yang anda minum, pastikan untuk meminta informasi lebih lanjut ke dokter pribadi anda.

1. ACE Inhibitor

ACE inhibitor merupakan obat yang sangat membantu bilamana jantung anda tidak memompa darah dengan baik. Jenis obat ini meningkatkan aliran darah dengan membantu membuka (melebarkan) arteri anda dan menurunkan tekanan darah. Jika anda menderita ACS, dokter mungkin menggunakan inhibitor ACE sendiri atau dikombinasikan dengan obat lain, seperti diuretik atau beta blocker.

Obat ini biasanya tidak menimbulkan efek samping yang serius. Efek samping yang paling umum adalah batuk kering. Efek samping yang lebih jarang terjadi yakni rasa pusing, berkurangnya nafsu makan, kelelahan, masalah pada ginjal dan peningkatan kadar potassium dalam darah. Karena ACE inhibitor bisa menyebabkan cacat lahir, wanita hamil sebaiknya tidak mengkonsumsi obat jenis ini.

Faktanya(jarang terjadi), inhibitor ACE dapat menyebabkan reaksi alergi yang serius (disebut reaksi anafilaksis) yang menyebabkan pembengkakan pada area tertentu di tubuh. Reaksi ini lebih sering terjadi pada orang kulit hitam dan orang yang merokok. Hal itu bisa mengancam nyawa. Anda harus segera mendapat perawatan medis jika mengalami pembengkakan setelah menggunakan inhibitor ACE.

2. Aspirin

Dokter mungkin ingin Anda minum aspirin dosis rendah setiap hari. Aspirin membantu menjaga darah agar tidak membentuk gumpalan darah. Bekuan darah bisa menyumbat arteri yang membawa darah dan oksigen ke jantung (disebut arteri koroner). Penyumbatan di arteri koroner meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke.

Mengenai efek samping, aspirin dapat mengakibatkan rasa mual dan sakit perut. Beberapa orang merasa gugup atau mengalami kesulitan tidur saat mengonsumsi aspirin. Hubungi dokter Anda jika gejalanya parah.

Aspirin dapat meningkatkan risiko sakit maag dan pendarahan gastrointestinal (pendarahan di perut dan usus). Dokter biasanya meresepkan aspirin dosis rendah (antara 81 mg per hari dan 162 mg per hari) untuk orang-orang yang menderita ACS. Dosis rendah memberikan manfaat yang sama dengan dosis yang lebih tinggi, dengan risiko perdarahan internal lebih rendah.

3. Beta blocker

Beta blocker adalah kelompok obat-obatan yang bisa menurunkan denyut jantung dan tekanan darah. Obat ini juga membantu memperbaiki aliran darah ke jantung, mengurangi nyeri dada dan mencegah lebih banyak kerusakan pada jantung. Jika Anda mengalami serangan jantung, dokter mungkin meresepkan beta blocker. Dia mungkin ingin Anda menggunakan beta blocker sendiri atau dikombinasikan dengan obat lain, seperti diuretik atau ACE inhibitor.

Efek samping beta blocker cenderung ringan. Efek samping yang umum termasuk tangan menjadi dingin, kelelahan, pusing dan lemas. Efek sampingyang biasanya tidak umum termasuk sesak napas, sulit tidur, depresi dan dorongan seksual menurun.

Beta blocker tidak dianjurkan untuk penderita asma. Jenis obat ini bisa memicu serangan asma berat. Berhenti mengkonsumsi beta blocker secara tiba-tiba akan meningkatkan risiko masalah jantung. Jika Anda perlu berhenti memakai beta blocker, penting untuk berhenti secara bertahap, sesuai instruksi dokter.

Baca juga: Cara tepat mencegah penyakit jantung

4. Obat antiplatelet

Obat antiplatelet kadang diresepkan bersamaan dengan terapi aspirin. Obat jenis ini membantu mencegah pembekuan darah dengan tidak membiarkan sel tertentu di dalam darah (disebut trombosit) berkumpul bersama. Hal ini mengurangi risiko penyumbatan di arteri koroner yang bisa menyebabkan serangan jantung dan stroke.

Beberapa efek samping yang umum dari obat antiplatelet meliputi mual, sakit perut, diare, gatal dan ruam. Bicaralah dengan dokter Anda jika mengalami efek samping saat minum obat ini. Karena obat antiplatelet mencegah penggumpalan darah, ini bisa meningkatkan risiko pendarahan serius pada beberapa orang.

5. Diuretik

Diuretik (juga disebut pil air) membantu tubuh menyingkirkan sodium ekstra (garam) dan cairan. Obat jenis ini menurunkan tekanan darah Anda dengan mengurangi jumlah cairan yang mengalir melalui pembuluh darah Anda.

Diuretik sangat umum diresepkan untuk mengobati tekanan darah tinggi. Jenis obat ini kadang-kadang digunakan dalam kombinasi dengan beta blocker dan ACE inhibitor.

Efek samping yang umum dari diuretik meliputi peningkatan buang air kecil, meningkatnya rasa haus, kelelahan, kram otot dan tekanan darah rendah. Efek samping yang kurang umum termasuk peningkatan gula darah, peningkatan kolesterol, menstruasi tidak teratur pada wanita dan impotensi pada pria.

Orang yang mengkonsumsi diuretik bisa memiliki terlalu banyak atau terlalu sedikit kalium dalam darahnya, tergantung pada jenis diuretik yang mereka minum.

Nah, itulah 5 daftar obat yang sebaiknya anda konsumsi bilamana anda terkena penyakit jantung. Terima kasih banyak dan salam sukses.

    

You Might Like

Click here to safely unsubscribe from "BlogDokter."
Click here to view mailing archives, here to change your preferences, or here to subscribePrivacy